BIDANG KEMATIAN

 

Bidang Kematian ini lahir pada kepengurusan pertama berdirinya Dewan Kemakmuran Mesjid Jami’ An-Ni’mah pada periode 2005 – 2007 yang saat itu masih berstruktur sebagai sebuah seksi dibawah naungan Kepengurusan Dewan Kemakmuran Mesjid Jami’ An-Ni’mah, kemudian selanjutnya pada tahun 2006 dilakukan kesepakatan dengan Pengurus Pemakaman Umum Al Ma’arif, Peninggilan, Cileduk bahwa warga muslim Perumahan Japos Graha Lestari yang menjadi anggota ‘kematian’ akan dimudahkan dan berhak dimakamkan di areal Pemakaman Umum Al Ma’arif tersebut.

 

Sejalan dengan lahirnya Yayasan Ni’matul Ittihad Japos pada Agustus 2008 maka untuk lebih focus terhadap kegiatan pelayanannya dan juga kemudahan akuntabilitas maka Seksi Kematian yang semula berada dibawah naungan Dewan Kemakmuran Mesjid Jami’ An-Ni’mah ditingkatkan menjadi struktur Bidang Kematian yang langsung dibawah Kepengurusan Yayasan Ni’matul Ittihad Japos.

 

Adapun lingkup pelayanan Bidang Kematian ini tidaklah semata ditujukan untuk anggota saja namun terbuka juga untuk warga muslim yang non-anggota Bidang Kematian, namun tentunya dengan persyaratan dan kondisi tertentu. Keanggotaan Bidang Kematian hingga saat ini dibatasi hanya 300 keluarga saja, yang mana batasan ini disesuaikan dengan ketersediaan lahan serta permufakatan dengan Pengurus Pemakaman Umum Al Ma’arif, Peninggilan, Cileduk. Namun demikian, pada saat ini diwacanakan untuk membuat kesepakatan serupa dengan pihak pemakaman umum lainnya sehingga tentu pada gilirannya akan dapat menambah jumlah anggota Bidang Kematian termaksud.

 

Sebagai sebuah bidang dalam yayasan yang mengelola pengurusan jenazah, yang walaupun menitik beratkan pada fungsi sosial, akan tetap saja memerlukan dukungan finansial untuk mengoperasikannya. Hingga saat ini dukungan finansial ini berasal dari kontribusi bulanan anggota Bidang Kematian yang bersifat tetap dan rutin, dan juga melalui sejumlah infaq dan shadaqah yang bersifat temporer, selain itu dalam Kepengurusan Yayasan Ni’matul Ittihad Japos Periode 2008 – 2013 terdapat pemasukan yang berasal dari penggunaan ambulan dan atau tenda/kursi oleh non-anggota Bidang Kematian.